PT Indofood Sukses Makmur (INDF), merupakan perusahaan milik Group Salim, Perusahaan ini di dirikan pada tanggal 14 Agustus 1990 dengan nama PT. Panganjaya Intikusuma, setelah mengalami beberapa pergantian nama, akhirnya pada tahun 1994, PT Indofood Sukses Makmur menjadi nama resmi. Setelah terjadi krisis moneter 1998, Group Salim memutuskan untuk fokus dalam mengembangkan bisnis makanan.
Pada awal 2000 an PT Indofood Sukses Makmur (INDF), telah masuk ke beberapa produksi seperti minyak goreng, susu, margarin, makanan bernutrisi, gula, kecap, dan penyedap makanan. Pada tahun 2010 INDF mendirikan PT Indofood CBP (ICBP) untuk dijadikan pusat industri pangan yang bergerak di bidang consumer brand products termasuk mie instant dengan nama Indomie, dan pada tahun 2011 untuk pertama kalinya ICBP masuk ke bursa saham Indonesia.
Kalau kita mengatan Indofood, seringnya di kaitkan dengan merk dagangnya mie instant, karena ICBP yang berada di bawah naugan INDF, sendiri pemasok mie instant terbesar di Indonesia dengan produk Indomie-nya. Pasar mie Instan sudah mencapai luar negeri bahkan sampai Afrika, di Nigeria misalnya sudah ada 10 pabrik, saking terkenalnya, orang Afrika sampai mengklaim Indomie berasal dari sana, tapi tenang saja itu memang taktik pemasaran manajer dari Nigeria.
Sempat pada tahun 2010 ICBP harus menarik Indomie dari pasar Taiwan, karena ada isu penggunaan bahan pengawet yang terlarang, kemungkinan terbesarnya penyebaran mie ini di lakukan oleh eksportir ilegal. bahan ini memang di larang penggunaannya untuk makanan di berbagai negara termasuk Eropa, Taiwan dan Kanada.
Devisi mie instan merupakan devisi terbesar di INDF, pabriknya sudah tersebar di beberapa kota di seluruh Indonesia termasuk Medan, Pekanbaru, Palembang, Pontianak, Semarang, Manado, Jakarta, Surabaya dan Bandung. Penyebaran ini di lakukan agar lebih mudah proses distribusi ke berbagai wilayah Indonesia, karena tahu sendiri di Indonesia wilayahnya cukup sulit terjangkau.
Sepanjang tahun 2013, INDF mulai mengakuisisi perusahaan-perusahaan lain, misalnya Companhia Mineira de Açúcare Álcool Participações, sebuah perusahaan gula dari Brazil, mengakuisisi Roxas Holding, perusahaan gula terbesar dari Filipina, dan mengakuisisi China Minzhong Food Corp., merupakan perusahaan budidaya dan pengolahan sayuran di Tiongkok yang terdaftar di Bursa Singapura. Berbeda dengan perusahaan lainnya yang di bawah naugan ICBP atau SIMP, perusahaan tadi langsung di bawah naungan oleh INDF, atau melalui anak usahanya Indofood Agri. Selain itu, INDF juga telah mengakuisisi atas seluruh saham PT Pepsi-Cola Indobeverages dan kemudian di ubah namanya menjadi PT Prima Cahaya Indobeverages.





